IndonesiaOntime.com

Baner
Baner
Baner
Sabtu, 22 November 2008  |  Home Ekonomi & Bisnis Bursa

Bursa

IHSG BEI Alami Kenaikan Ikuti Pasar Regional

(Jakarta)- Diawal perdagangan hari ini Kamis (30/10) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan dan melanjutkan langkah positif mengikuti pasar regional.

Selanjutnya...
 

Pemerintah Diminta Ambilalih Saham BUMI

Pemerintah Diminta Ambilalih Saham BUMI

(Jakarta) - Pemerintah diminta berinisiatif mengambilalih saham BUMI, dan mencegahnya agar tidak jatuh ke tangan asing. Pasalnya, perusahaan yang kini dikuasai Grup Bakrie itu, sangat potensial karena kapasitas produksinya sangat besar.

Selanjutnya...

BEI Berjanji Lebih Memperhatikan Investor Domestik

BEI Berjanji Lebih Memperhatikan Investor Domestik

(Jakarta)- Bursa Efek Indonesia (BEI) berjanji akan lebih memperhatikan investor domestik di lantai bursa. Pemikiran ini demi pengembangan pasar bursa yang tidak lagi bergantung pada investor asing.

Selanjutnya...

BEI Belum Terapkan Auto Rejection Asimetris di Pasar Regular

BEI Belum Terapkan Auto Rejection Asimetris di Pasar Regular

(Jakarta)– Dirut Bursa Efek Indonesia mengatakan BEI belum akan menerapkan auto rejection asimertis di pasar regular. Meski, telah menyelesaikan uji teknis penerapan Auto Rejection Asimetris.

Selanjutnya...

Situasi Tak Menentu BEI Revisi Anggaran

Situasi Tak Menentu BEI Revisi Anggaran

(Jakarta)- BEI merevisi semua anggaran dan targetnya yang telah dipatok sebelumnya, menyusul adanya kondisi krisis keuangan global. Untuk itu, BEI akan melakukan pembahasan dengan komisaris BEI dan Bapepam-LK.

Selanjutnya...

Qtel Hanya Boleh Beli 22,4 Persen Saham Indosat lagi

Qtel Hanya Boleh Beli 22,4 Persen Saham Indosat lagi

(Jakarta - Qatar Telecom (Qtel) hanya diijinkan kembali membeli saham Indosat sebanyak 22,4 persen dari total 44,9 saham publik, yang bisa mengikuti tender offer.

Selanjutnya...

BEI Belum Berencana Buka Suspensi Saham Grup Bakrie

BEI Belum Berencana Buka Suspensi Saham Grup Bakrie

(Jakarta) - Bursa Efek Indonesia belum berencana memperdagangkan kembali saham tiga emiten Grup Bakrie yang masih disuspensi. BEI mempertimbangkan banyaknya investor yang minta agar suspensi saham emiten kelompok Bakrie tetap disuspensi.

Selanjutnya...

Pelaku Pasar Masih Panik, Rupiah Terus Terpuruk

Pelaku Pasar Masih Panik, Rupiah Terus Terpuruk

(Jakarta)- Karena pelaku pasar masih panik dengan krisis keuangan global, berimbas tajam pada nilai tukar rupiah. Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank Jakarta, pada pembukaan perdagangan Senin pagi merosot tajam, sampai mendekati angka Rp 10.500.  

Selanjutnya...

Dolar AS Tembus Angka Rp 10.000

(Jakarta) - Nilai tukar rupiah menembus Rp 10.000 per dolar dalam perdagangan di pasar uang antar bank, siang ini. Namun, Gubernur Bank Indonesia Boediono, belum khawatir atas pelemahan rupiah ini.

Selanjutnya...
Halaman 1 dari 9
banner
Halaman : Home Ekonomi & Bisnis Bursa