IndonesiaOntime.com

Baner
Baner
Baner
Rabu, 07 Januari 2009  |  Home Ekonomi & Bisnis Keuangan & Perbankan Sore Ini Rupiah Masih Lemah Tertahan di Level Rp 11.000

Sore Ini Rupiah Masih Lemah Tertahan di Level Rp 11.000

(Jakarta)- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antar bank di Jakarta, Selasa sore (28/10) mengalami penurunan 685 poin menjadi Rp 11.000/11.100 per dolar AS dari sebelumnya Rp10.315/10.950. Hal ini terlihat sedikit membaik dibanding penurunan sesi pagi.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta mengatakan, rupiah sebelumnya sempat mendekati angka Rp 12.000 per dolar AS, karena pelaku pasar makin panik, setelah sejumlah negara telah masuk ke Dana Moneter Internasional (IMF), karena tidak kuat menahan tekanan krisis keuangan global itu seperti Pakistan, Turki dan Islandia.

"Karena itu pelaku pasar  berkeyakinan bahwa Indonesia tidak akan tumbang seperti negara tersebut di atas, dengan fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat, mereka membeli rupiah lagi. Adapun rupiah yang dilepas, cenderung dana yang ditempatkan di obligasi, surat utang negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia," jelasnya.

Menurut Kostaman, tekanan krisis keuangan global memang cukup berat, namun pemerintah dan BI berusaha mengatasi dengan menyiapkan langkah "safeguard" (pengamanan). Untuk sementara, langkah pengamanan dari pemerintah sedang dimatangkan karena ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

Kostaman menambahkan, depresiasi rupiah saat ini lebih karena sentimen global menyikapi pemberitaan sejumlah negara yang sudah bertumbangan dan masuk IMF.

"Ada sentimen negatif terhadap seluruh perekonomian dunia dan 'kapital outflownya' juga terus terjadi," ujarnya.

Kondisi itu diperparah lagi dengan AS yang saat ini tengah mengobral aset toksit yang murah sehingga dana yang ada dipakai untuk beli aset itu. "Agak sulit untuk mempertahankan rupiah karena memang faktor negatif itu berasal dari luar negeri," ucapnya.

Saat ini, yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengawasi cadangan valas yang ada di bank dan lembaga keuangan lainnya, agar tidak dipakai untuk spekulasi. "Langkah ini tidak akan efektif untuk menahan depresiasi rupiah, pemerintah harus cari sistem lain yang lebih efektif," tegasnya.(*/IOT-03)

 

 
banner

Top Stories

Halaman : Home Ekonomi & Bisnis Keuangan & Perbankan Sore Ini Rupiah Masih Lemah Tertahan di Level Rp 11.000