(Jakarta) - Perusahaan investasi asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, PT Capital Investment Group akan melakukan investasi langsung (foreign direct investemn/FDI) di Indonesia, sedikitnya US$ 1 miliar. FDI akan dilakukan dengan pembelian saham-saham di bursa terkait sektor energi, infrastruktur, dan properti.
CEO Al Borouge Securities, sebagai pengelola investasi PT Capital Investment Group, Husam Salman Al Ameri, menegaskan investasi Capital Investment berorientasi jangka panjang dan bukan sekadar spekulasi.
"Kami belum bisa sebutkan nilainya karena masih terlalu dini. Tapi pasti lebih dari US$ 1 miliar," kata Al Ameri, usai menemui direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (22/10).
Saat ini, katanya, pihaknya masih pada tahap due dilligence untuk mengincar saham-saham perusahaan dan proyek mana saja yang bakal dibeli.
Al Ameri menilai, investasi di sektor energi Indonesia sangat menjanjikan mengingat Indonesia kaya sumber daya. "Ini bukan masalah nilai investasi yang penting. Untuk powerplant saja Anda pasti butuh lebih dari US$ 400 juta. Yang jelas kami akan berinvestasi pada proyek di atas US$ 50 juta."
Capital Investment Group juga tertarik berinvestasi di sektor batu bara, namun dia mengaku belum bertemu Grup Bakrie yang saat ini berniat menjual sebagian saham PT Bumi Resources Tbk, produsen batu bara terbesar. "Kami belum bertemu, kami baru saja datang."
Untuk melancarkan FDI-nya di Indonesia, saat ini telah didirikan perusahaan investasi di Indonesia bernama PT Capital Investment Group. (Renny/IOT-02).


