(Tangerang) - Karena terancam dipecat, disertai tuntutan agar diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS), puluhan satpam unversitas terbuka (UT), berdemo di Kampus Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang, Banten, Rabu (3/90). Mereka berdemo sambil menggelar spanduk: "Keputusan Tidak Manusiawi di Bulan Suci" dan "UT di manakah hati nuranimu?".
"Kami kembali beraksi, karena aspirasi dan tuntutan kami soal pemecatan dan keinginan diangkat menjadi PNS tidak diakomodir," ujar kordinator aksi M Jefry kepada wartawan di depan kampus UT, Rabu pagi.
Senin (1/9), mereka juga berunjuk rasa dengan tuntutan serupa. Kalau tuntutannya tidak dipenuhi, mereka mengancam akan tetap beraksi sampai keinginan mereka dipenuhi. Mereka sempat menghadang mobil Rektor Alwi Suparman yang hendak memasuki kampus.
Jefry menyebutkan, pihaknya mendukung outsorcing yang hendak ditempuh pihak yayasan, tapi mereka minta tetap diperhatikan. Karena mereka tidak terima langsung dipecat, dan diganti begitu saja dengan orang baru, tanpa pesangon layak.
Mewakili rekan-rekannya, Jefry mengungkapkan, rencana pemecatan dengan pesangon Rp 4,5 juta sangat tidak manusiawi. Apalagi, karena sebagian dari mereka telah bekerja di UT selama puluhan tahun. (*/IOT-02).


