IndonesiaOntime.com

Baner
Baner
Baner
Kamis, 08 Januari 2009  |  Home Regional Kalimantan Apron Bandara Syamsudin Noor Dibuka Oktober

Apron Bandara Syamsudin Noor Dibuka Oktober

(Banjarmasin)- Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Rudy Ariffin menyatakan, akan membuka kembali apron Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada awal Oktober 2008 nanti.

"Apron akan kembali kita buka pada tanggal 7 atau 8 Oktober mendatang, karena pasa saat itu, PT.Hutama Karya (HK) mulai melakukan mobilitas peralatan," katanya, Selasa (30/9).

Menurutnya, pembukaan apron, selain dipersiapkan untuk kedatangan arus mudik setelah lebaran Idul Fitri 1429 hijriyah, juga untuk persiapan pemberangkatan jemaah haji yang mulai dilaksanakan pada 5 November mendatang.

"PT.Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor telah sepakat membayar bagi hasil pemanfaatan apron sebesar Rp1,3 miliar per tahun, dan PT.HK juga telah siap untuk memperbaiki landasan pacu yang rusak, sehingga tidak ada alasan untuk tetap menutup apron," tambahnya.

Ke depan, tambahnya, apron akan dibuka secara permanen atau terus menerus dan bisa kembali dimanfaatkan oleh PT.Angkasa Pura I untuk parkir pesawat. Setelah apron yang dibangun Pemprov Kalsel melalui dana APBD ditutup gubernur sejak tujuh bulan lalu, terpaksa PT.AP memanfaatkan apron lama yang lebih sempit.

Pada saat hari biasa, menggunakan apron lama hampir tidak terjadi masalah, namun pada saat terjadi peningkatan arus penerbangan, seperti lebaran saat ini, menjadi lebih repot karena pesawat harus ekstra hati-hati pada saat parkir.

Sebelumnya, gubernur merencanakan untuk melakukan sistem buka tutup apron. Apron hanya akan dibuka pada saat musim pemberangkatan hingga pemulangan haji, setelah itu ditutup kembali.

"Kalau sekarang akan kita buka secara permanen, asalkan seluruh pihak bisa saling menghormati dan melaksanakan hak dan kewajiban sesuai kesepakatan," katanya.

Sebelumnya, Departemen Perhubungan telah menandatangani desain pembangunan landasan pacu Bandara Syamsudin Noor, sehingga PT(HK) selaku kontraktor pembangunan run way tersebut bisa segera memulai pekerjaan.

Gubernur Kalsel terpaksa menutup Apron Bandara Syamsudin Noor, karena PT.Angkasa Pura I ingkar janji untuk melakukan pembayaran sewa Apron ke Pemprov Kalsel sebesar Rp1,3 miliar per tahun, sejak empat tahun lalu.

Selain itu, PT.HK selaku kontraktor pembangunan landasan pacu juga tidak segera memperbaiki kerusakan run way sepanjang 2,8 meter yang sejak dibangun tidak bisa dimanfaatkan. (*/IOT-03)

 

 
banner
Halaman : Home Regional Kalimantan Apron Bandara Syamsudin Noor Dibuka Oktober